Cari Blog Ini

Memuat...

Terjemahan

Jumat, 10 Agustus 2012

SOSIALISASI PENDIDIKAN DEMOKRASI UNTUK PEMILIH PEMULA PADA SMA, SMK DAN MA NEGERI-SWASTA SE-KOTA SEMARANG

Berkenaan dengan telah selesainya tahapan Pilwalkot Semarang tahun 2010 dan telah dilakukannya evaluasi maka yang perlu mendapat perhatian adalah menurunnya jumlah pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya. Berkaitan dengan hal tersebut, maka KPU Kota Semarang berinisiatif mencari pemecahan, yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota Semarang khususnya Dinas Pendidikan Kota Semarang untuk memberikan pembelajaran tentang Pendidikan Demokrasi dengan sasaran pemilih pemula yaitu siswa SMA, SMK, dan MA kelas X dan kelas XI.
Berkaitan dengan itu, maka mulai hari Sabtu, tanggal 30 April 2011, KPU Kota Semarang bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Semarang mengadakan Sosialisasi Pendidikan Demokrasi terhadap Pemilih Pemula di Gedung Moch. Ikhsan Lantai 8 Setda Kota Semarang, dengan mengundang Kepala Sekolah SMA, SMK dan MA Negeri-Swasta, dimana undangan yang hadir 115 Kepala Sekolah. Acara ini dibuka oleh Walikota Semarang, Drs. H. Soemarmo HS, M.Si dan dilanjutkan oleh laporan penyelenggara oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Semarang, Mohamad Hakim Junaidi.
Sebagai narasumber dalam acara ini adalah Drs. Widodo M.Pd (Pengawas SMA Dinas Pendidikan Kota Semarang) dan Dian Rachmawati, MBA (Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat, Komisi Pemberantasan Korupsi). Pemaparan Materi 1 oleh Drs. Widodo M.Pd, beliau memaparkan mengenai pentingnya peranan pendidikan demokrasi dan pengembangan silabus pendidikan demokrasi kelas X dan XI SMA, SMK, dan MA Negeri-Swasta yang kemudian dilanjutkan dengan diskusi. Pemaparan Materi 2 oleh Dian Rachmawati, MBA, hal-hal yang dipaparkan meliputi definisi dan jenis korupsi, kinerja KPK, strategi pemberantasan korupsi, dan tantangannya serta pendidikan anti korupsi, pemaparan materi ini juga diakhiri dengan tanya jawab/diskusi. Acara ini berlangsung lancar dan berakhir pada pukul 12.00 WIB.

Rangkaian Sosialisasi Pendidikan Demokrasi bagi Pemilih Pemula kembali berlanjut pada hari Sabtu, 7 Mei 2011 bertempat di Gedung Balaikota Semarang, dengan mengundang guru-guru mapel Pendidikan Kewarganegaraan tingkat SMA, SMK dan MA Negeri-Swasta, dimana peserta yang hadir 43 orang guru PKn. Pembukaan acara diawali dengan laporan penyelenggara oleh Ketua KPU Kota Semarang, Mohamad Hakim Junaidi, kemudian dilanjutkan pengarahan dari Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Semarang, Drs. Bunyamin, M.Pd. Pemaparan Materi 1 oleh Drs. Widodo M.Pd (pengawas SMA Dinas Pendidikan Kota Semarang), beliau menjelaskan tentang silabus pendidikan demokrasi. Pemaparan Materi 2, oleh Drs. Soekrismanto (Guru Mapel Pendidikan Kewarganegaraan SMA Ibu Kartini) tentang sejarah demokrasi. Pemaparan Materi 3, disampaikan oleh Abdoel Khaliq (Anggota KPU Kota Semarang) dan mengenai sejarah Pemilu di Indonesia.  Materi 4, dipaparkan oleh H.M. Kabul Supriyadhie, SH, M.Hum (Anggota KOMNAS HAM), beliau menjelaskan tentang upaya penegakan HAM di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat (penegakan HAM di bidang sosial dan politik).
Pada akhir sesi ini diakhiri dengan sesi tanya jawab. Acara selanjutnya adalah ishoma, yang kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi 5 oleh Drs. Mardiyono (Guru Mapel Pendidikan Kewarganegaraan SMA Negeri 4 Kota Semarang) mengenai Mahkamah Konstitusi dan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum. Pemaparan selanjutnya oleh Dra. Tedjowati tentang Pemilu (Pengertian, Asas, Manfaat, Jenis Pemilu, Lembaga Penyelenggara dan Sistem Pemilu). Pemaparan terakhir oleh Drs. Mardiyono mengenai upaya pemberantasan Korupsi. Acara kali ini cukup padat karena materi yang disampaikan cukup banyak sehingga acara berakhir sekitar pukul 16.00 WIB.
Kelanjutan rangkaian Sosialisasi Pendidikan Demokrasi kembali dilaksanakan pada hari Sabtu, 14 Mei 2011 di Gedung Balaikota Semarang. Peserta yang diundang kali ini adalah Pengurus OSIS dan MPK SMA, SMK dan MA Negeri-Swasta se-Kota Semarang dimana masing-masing sekolah mewakilkan 2 siswa. Peserta yang hadir sejumlah 81 Sekolah. Acara dibuka dengan sambutan oleh Ketua KPU Kota Semarang kemudian dilanjutkan dengan pengarahan dari Ketua Kesbanglinmaspol Kota Semarang. Pemaparan Materi 1, disampaikan oleh Drs. Widodo, M.Pd mengenai Kebijakan Pendidikan Kota Semarang dalam kaitannya dengan Pendidikan Demokrasi serta disampaikan juga mengenai Kepemimpinan.
Pemaparan Materi 2, oleh Drs. Dargito tentang Pedoman Pemilihan Ketua OSIS dan MPK. Pemaparan terakhir oleh Drs. Andreas Pandiangan, M. Si (Anggota KPU Provinsi Jawa Tengah), beliau menyampaikan mengenai bagaimana menjadi pemilih yang cerdas. Dalam pemaparan materi ini bervariatif karena diadakan pula diskusi kelompok membahas apa saja kriteria pemilih yang cerdas menurut pandangan siswa/siswi yang hadir. Diskusi kelompok ini dilanjutkan dengan penyampaian hasil diskusi tersebut. Hasilnya para siswa/siswi yang hadir sudah cukup memahami bagaimana kriteria menjadi pemilih yang cerdas. Materi yang disampaikan kali ini tidak padat sehingga acara selesai dan ditutup pada pukul 12.00 WIB.
Hari Sabtu tanggal 21 Mei 2011, KPU Kota Semarang kembali menyelenggarakan Sosialisasi Pendidikan Demokrasi di Gedung Balaikota Semarang. Pada acara kali ini, kembali mengundang bapak/ibu guru Pendidikan Kewarganegaraan SMA, SMK dan MA Negeri-Swasta se-Kota Semarang. Undangan yang hadir sejumlah 19 orang guru PKn. Acara dibuka dengan sambutan dari Mohamad Hakim Junaidi (Ketua KPU Kota Semarang) dan Drs. Bunyamin M.Pd (Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang).
Pemaparan Materi 1, mengenai partisipasi pemilih dan usaha menciptakan pemilih cerdas, pemaparan ini disampaikan Andreas Pandiangan (Anggota KPU Provinsi Jawa Tengah). Pemaparan Materi 2, disampaikan oleh Drs. Bambang Kumoro M.Par, beliau menjelaskan mengenai syllabus pendidikan demokrasi pada kelas X dan XI. Pemaparan Materi 3, oleh Drs. Soekrismanto, mengenai sejarah demokrasi. Drs. Dargito menyambung dengan pemaparan mengenai praktek pemilihan Ketua OSIS dan MPK. Pemaparan selanjutnya disampaikan oleh Drs. Mardiyono, beliau menyampaikan 2 hal pokok yaitu Mahkamah Konstitusi dan Upaya Pemberantasan Korupsi. Pemaparan terakhir mengenai upaya penegakan HAM oleh Dra. Siti Umi Salamah. Acara yang sedianya berakhir pukul 12.30 WIB ternyata molor sampai pukul 13.30 WIB karena atensi dari para guru dalam berdiskusi dalam sesi tanya jawab.

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Desain Web Semarang | Di DESAIN OLEH Hayyu Vidia Utami. - Tema Untuk SMKN 8 Semarang | eF DESIGN